*Kedua: Penguatan Hubungan dengan Poros Independen*
Kementerian Luar Negeri harus segera meningkatkan status hubungan diplomatik dengan poros independen. Target konkret:
a. Perjanjian perdagangan preferensial dengan Turki
b. Kerja sama pertahanan dengan Pakistan untuk latihan bersama anti-teror di perbatasan
c. Pembukaan konsulat baru di Riyadh dan Teheran untuk mempercepat arus investasi
*Ketiga: Buku Putih Strategis TNI*
TNI dan Kementerian Luar Negeri harus menyusun buku putih strategis berjudul “Indonesia di Era Pascahgemoni AS”. Isinya harus mencakup:
a. Skenario jika AS menarik pasukan dari Asia Pasifik
b. Skenario jika NATO benar-benar retak dan Eropa membangun sistem pertahanan sendiri
c. Skenario jika perang Iran-AS meluas ke Selat Malaka













