“Biasanya habis lebaran harga-harga melandai karena sudah selesai pesta gitu kan. Ini malah naik. Jadi seperti anomali. Harga-harga pada naik, seperti cabai sampai 120 ribu per kilogram, telur sampai 30 ribu. Ya kami berharap kepada pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pokok, karena mereka yang memiliki regulasi,” kata Mukroni saat ditemui di Jakarta, Kamis (16/6) siang.
Menurut Mukroni, pemerintah seharusnya bisa menentukan harga eceran tertinggi (HET) atas dan bawah, dari situ nanti kita bisa bandingkan, supaya petaninya tidak rugi dan pedagangnya juga mampu.
“Ini kan istilahnya menjual pada masyarakat bawah, ya pendapatannya pas-pasan, apalagi habis pandemi kan. Kalau ingin terjangkau ya itu tadi, bahan-bahan pokok ya harus terjangkau juga oleh konsumen kita,” ucapnya.













