“Makan bergizi adalah kunci. Ketika pemerintah menghadirkannya secara gratis, itu memudahkan rakyat untuk memenuhi kebutuhan gizi yang benar. Program ini juga menjadi edukasi bahwa makanan bergizi bukan makanan berlemak, tetapi makanan sehat sesuai kebutuhan tubuh,” ujar Sri Meliyana dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran MBG di tengah masyarakat diharapkan mampu membentuk kebiasaan baik, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi makanan sehat harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Harapannya, anak-anak mendapatkan makanan bergizi di sekolah dan melanjutkannya di rumah. Ini bukan hanya program sesaat, tetapi bagian dari proses membangun budaya hidup sehat di masyarakat,” tegasnya.












