Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, hingga komunitas untuk terlibat aktif dalam pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Kemudian, perwakilan Badan Gizi Nasional, Teguh Suparngadi menjelaskan bahwa pemenuhan gizi anak merupakan tanggung jawab kolektif. Menurutnya melalui mekanisme MBG yang melibatkan masyarakat dalam pengadaan pangan, pengolahan, serta distribusi, terbuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan lokal.
“Keberhasilan pembangunan sumber daya manusia sangat ditentukan oleh kesadaran bersama untuk memastikan anak-anak memperoleh asupan berkualitas demi terbentuknya generasi yang sehat dan produktif,” jelas Teguh.
Sementara itu, Camat Riyan Abdillah menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program MBG di wilayahnya. Ia menilai bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kekompakan berbagai pihak. Riyan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program.













