“Tujuannya jelas, yaitu memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi seimbang agar tumbuh dengan optimal dan mampu berprestasi di sekolah. Program ini juga memiliki dampak ekonomi karena memberdayakan sektor pangan lokal,” ungkapnya.
Menambahkan, Ande Citra Restiawan dari BGN menjelaskan pelaksanaan MBG mengacu pada empat prinsip utama yakni kecukupan kalori, keseimbangan gizi, higienitas, dan keamanan pangan. Menurut Ande, menu dalam program MBG ini disusun berdasarkan kebutuhan gizi anak dengan memperhatikan kearifan lokal.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap makanan yang disajikan bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga menyehatkan. Dengan begitu, kita bisa mewujudkan generasi emas Indonesia 2045,” terang Ande.
Melalui sosialisasi MBG ini, para narasumber berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang serta ikut berperan aktif dalam mendukung keberhasilan program.













