Ia juga menjelaskan bahwa program ini memiliki dampak yang luas, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga sosial dan ekonomi. Dengan melibatkan pelaku usaha lokal, petani, nelayan, serta UMKM dalam rantai pasok penyediaan bahan pangan, MBG diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat di daerah.
“Kita ingin program ini memberi manfaat berlapis. Anak-anak mendapatkan gizi yang baik, sementara masyarakat sekitar juga ikut merasakan dampak ekonomi melalui keterlibatan dalam penyediaan bahan pangan. Inilah bentuk kolaborasi yang saling menguatkan,” tambahnya.
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan antusiasme serta harapan agar program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.













