Sementara itu, Penyusun Data Bragproglap Puslaik Baloghan, Robby Andreas Iskandar menjelaskan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan makan, tetapi sebuah investasi strategis bagi masa depan bangsa. “Program ini tidak hanya memastikan anak-anak tumbuh sehat dan cerdas, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Setiap piring bergizi yang disajikan berarti ada petani, nelayan, dan pelaku UMKM yang ikut tumbuh,” ujarnya.
Robby juga menekankan pentingnya pengawasan digital dan dukungan lintas sektor untuk memastikan penyaluran program berjalan transparan dan tepat sasaran. Dengan dukungan tersebut, ia yakin MBG dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak serta mendorong partisipasi aktif semua pihak dalam menyukseskan pelaksanaan program MBG di Rokan Hilir dan seluruh Indonesia.












