Namun, Menteri Keuangan telah memastikan adanya tambahan anggaran Rp100 triliun, sehingga totalnya menjadi Rp171 triliun. Dengan penambahan ini, cakupan penerima manfaat dapat meningkat hingga 82,9 juta orang pada akhir 2025.
Selain untuk pelajar dari PAUD hingga SMA serta santri, program ini juga menyasar balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Pemerintah berharap, dengan implementasi yang maksimal, program ini dapat menciptakan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing tinggi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Page 4 of 4












