“Masalah gizi ini adalah persoalan lintas sektor yang melibatkan pendidikan, sosial, pertanian, hingga ekonomi. Karena itu, penanganannya membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Kami pemerintah membutuhkan peran masyarakat dalam melaksanakan program MBG untuk mengurangi dan mencegah masalah kesehatan pada anak.” ujar Felly.
Ia juga menegaskan komitmen DPR RI dalam mendukung program gizi nasional melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, legislatif, akademisi, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan upaya perbaikan gizi di Indonesia.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang semakin meningkat serta mendorong partisipasi berbagai pihak dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.













