• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Solusi Pakan Alternatif dan Perluasan Pasar UMKM Jadi Fokus DKP Jabar

Solusi Pakan Alternatif dan Perluasan Pasar UMKM Jadi Fokus DKP Jabar

Boed by Boed
5 September 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews – Tingginya harga pakan akibat ketergantungan pada bahan baku impor masih menjadi beban berat bagi pembudidaya ikan di Jawa Barat. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat tengah mengkaji sejumlah langkah strategis untuk menekan biaya produksi, termasuk pemanfaatan maggot sebagai pakan alternatif serta potensi skema intervensi yang direncanakan mulai diuji coba pada 2027.

​Kepala DKP Provinsi Jawa Barat, Rinny Cempaka, menjelaskan bahwa kenaikan nilai tukar dolar berdampak langsung terhadap lonjakan harga pakan konvensional. Kondisi ini membuat margin keuntungan pembudidaya semakin tertekan karena harga jual ikan tidak sebanding dengan peningkatan biaya produksi.

​Sebagai solusi jangka panjang di sektor hulu, DKP Jabar mendorong penggunaan maggot larva Black Soldier Fly (BSF) yang diolah menjadi tepung sebagai bahan campuran pakan yang lebih ekonomis dan bernutrisi tinggi.

Selain itu, pemerintah provinsi bersama DPRD sedang mengkaji formula intervensi yang tepat, aman, serta sesuai regulasi untuk membantu pembudidaya, mirip dengan skema subsidi pupuk di sektor pertanian.

BeritaTerkait

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026

​Di samping persoalan hulu, DKP Jabar juga aktif mengawal sektor hilir melalui fasilitasi pasar bagi pelaku UMKM perikanan. Melalui kegiatan bazar rutin yang melibatkan lebih dari 30 pelaku usaha serta kolaborasi lintas perangkat daerah, produk olahan lokal didorong agar semakin dikenal luas.

DKP Jabar juga menekankan pentingnya keamanan pangan dan sertifikasi produk melalui edukasi langsung kepada pelaku usaha dan pelajar, guna memastikan mutu produk tetap terjaga hingga ke tangan konsumen.

Tags: DKP Jabar
Previous Post

TNI Kerahkan Personel dan Heli Caracal Perkuat Penanganan Karhutla di Wilayah IKN

Next Post

Pastikan Sumber Air Karhutla Tetap Andal, Personel Lanud Sjamsudin Noor Siaga 24 Jam Dukung Kesiapan dan Operasi Penanganan Karhutla

Related Posts

Ragam

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026
Ragam

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026
Ragam

Kelola Kabupaten Berskala Besar, Kepala BKN Dorong Bojonegoro Jadi Pilot Project Manajemen Talenta Untuk Mewujudkan Visi Misi Daerah

6 November 2026
Ragam

Taiwan dan Dunia Bersinergi Menciptakan Solusi Iklim

6 November 2026
Edukasi

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026
Ragam

Singgasana di Atas Ingatan yang Lelah: Kala Kekuasaan Berjalan Tanpa Rem

6 November 2026
Next Post

Pastikan Sumber Air Karhutla Tetap Andal, Personel Lanud Sjamsudin Noor Siaga 24 Jam Dukung Kesiapan dan Operasi Penanganan Karhutla

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021