Last but not least, Finlandia dikenal sebagai salah satu negara yang paling sekuler di dunia. Banyak penduduk Finlandia yang tidak memiliki afiliasi agama atau tidak mempraktikkan agama secara aktif.
Maka, Pemerintah Finlandia dan organisasi kesehatan di negara itu terus berupaya meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan penduduk, seperti dengan menyediakan layanan kesehatan mental yang lebih baik dan meningkatkan kesadaran tentang perlunya kesehatan mental dan spiritual.
Terlepas dari kekurangannya, sistem pendidikan di Finlandia memiliki banyak keunggulan yang dapat dijadikan contoh bagi Indonesia. Namun perlu diingat bahwa, setiap negara memiliki konteks dan kebutuhan yang berbeda-beda, sehingga bagi Indonesia perlu adanya penyesuaian dan inovasi yang tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan menuju “Indonesia Emas 2045”.













