“Di Klaten kami tangkap pelaku dengan 36 botol masing-masing botol berisi 1000 butir. Di Semarang ada 39 botol dengan jumlah yg sama perbotolnya. Jika di Purwodadi sudah ada gejala, tolong bantu cegah dan awasi. Ini zat yang merusak susunan saraf anak-anak kita,” imbuh Jenderal Bintang Satu ini.
Dalam sesi diskusi, koordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jateng, Jamaluddin Ma’ruf, S.Farm., Apt. menyoroti tren prevalensi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja yang terus meningkat.
“Remaja adalah kelompok paling labil. Mereka butuh lingkungan yang mendukung dan sosok teladan. Ketahanan diri harus dibangun, karena tanpa itu, mereka mudah tergoda,” tegasnya.
Ia menyebutkan, tiga pilar ketahanan diri remaja yaitu pertama, Self-Regulation – Penanaman nilai dan pengendalian diri sejak dini. Kedua, Assertiveness, kemampuan berkata “tidak” meski tekanan datang dari teman dekat dan yang terakhir Reaching Out, kemampuan memilih lingkungan yang positif, seperti pepatah Jawa : “Wong kang soleh kumpulono” yaitu bergaullah dengan orang-orang baik agar tertular kebaikannya.












