Dalam suasana santai, Kepala BNNP Jateng menggarisbawahi pentingnya peran media dalam perang melawan narkoba.
“Terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah membantu menyuarakan program BNN secara masif. Wartawan adalah teman strategis kami dalam perjuangan menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Grobogan, Agus Haryanto, mengapresiasi kehadiran Kepala BNNP Jateng dan menyambut ajakan sinergi sebagai komitmen bersama.
“Terima kasih atas kunjungan dan atensi langsung dari BNNP Jateng. Kami, para wartawan di Grobogan, siap mendukung edukasi pencegahan narkoba. Pencegahan tak bisa hanya dilakukan oleh aparat, harus dimulai dari rumah, dan media punya tanggung jawab moral di dalamnya,” tegasnya.
Dalam diskusi, Kepala BNNP Jateng membeberkan fakta mencemaskan bahwa anak-anak SMP dan SMA di sejumlah daerah di Jawa Tengah sudah terindikasi menyalahgunakan zat adiktif seperti pil sapi, yarindo, trihex, tramadol, magadon, hingga nilam. Harga yang murah—Rp10.000–20.000—membuatnya mudah diakses dan disalahgunakan.












