• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Silpa Jabar 2011 Ironi Dengan Tingginya Pengangguran

Silpa Jabar 2011 Ironi Dengan Tingginya Pengangguran

Asep Budi by Asep Budi
2 Juli 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Besarnya angka SILPA tahun anggaran 2011 yang mencapai Rp. 3.003 Trilliun, merupakan ironi manakala disandingkan dengan masih banyaknya warga miskin dan tingginya angka pengangguran di Jawa Barat.

Hal ini diungkapkan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Jawa Barat dalam pandangan umum Fraksi PPP terhadap laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Jawa Barat tahun Anggaran  2011 pada rapat Paripurna DPRD Jawa Barat yang Berlangsung di ruang paripurna DPRD Jabar jl. Diponegoro Bandung Senin (2/7).

Dalam pandangan Fraksi PPP, yang ditanda tangani ketua Fraksinya H. Yusuf Puadz, lebih jauh ditekankan semestinya anggaran dapat direalisasikan secara optimal untuk mengakselerasi pelaksanaan program/kegiatan yang berorientasi terhadap pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran, dan peningkatan SILPA ini dapat diindikasikan bahwa kinerja pemerintah lebih rendah dari tahun sebelumnya dilihat dari serapan besaran daya serap anggaran.

BeritaTerkait

Koops TNI Habema Amankan Tujuh Senjata dalam Operasi Gabungan di Yahukimo

7 November 2026

Tim Wasev TMMD Ke-130 Tinjau Pembangunan MCK, Pastikan Fasilitas Sanitasi Warga Yamboi Berkualitas

7 November 2026

Sementara Fraksi Golkar, PKS, Gerindra dan PAN menyoroti dan mempertanyakan masalah belum tersalurkannya program pemprov Jabar yang dikerjasamakan dengan Bank Jabar yakni Kredit Cinta Rakyat (KCR) yang hanya dapat tersalur Rp. 16 Milliar dari total Rp. 165 M pada tahun 2011 dan ditambah lagi Rp. 75 Miliiar pada 2012 ini.

Fraksi Golkar secara khusus juga menyoroti Kegagalan pembangunan SOR Arcamanik, paket pembangunan SOR Arcamanik yang dibiayai dengan anggaran tahun jamak sebesar Rp. 175 M tidak terserap.

Fraksi PPP secara khusus menyoroti rendahnya realisasi kegiatan di beberapa SKPD dengan penyerapan dibawah 80 persen. Disebutkan Dinas Olah Raga dan Pemuda Jawa Barat yang hanya dapat menyerap kegiatan sebesar 50,86 persen, Sekretriat Daerah provinsi Jabar hanya 77,49 persen dan Sekretariat DPRD Jabar sendiri yang hanya mampu menyerap anggaran 64.90 persen. (hermanto)

Previous Post

DPRD Panggil Bakal BJB Terkait Rendahnya Penyaluran KCR

Next Post

Peringati Hari Tanpa Tembakau, Deklarasikan KTR

Related Posts

TNI-POLRI

Koops TNI Habema Amankan Tujuh Senjata dalam Operasi Gabungan di Yahukimo

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Tinjau Pembangunan MCK, Pastikan Fasilitas Sanitasi Warga Yamboi Berkualitas

7 November 2026
TNI-POLRI

Danpaspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha: Mengawal Presiden Sebagai Kepala Negara, Tanggung Jawab Besar

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Terjang Medan Terjal, Pastikan Sumber Air Bersih Warga Yamboi

7 November 2026
TNI-POLRI

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Next Post

Peringati Hari Tanpa Tembakau, Deklarasikan KTR

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021