
Di sisi lain, fenomena ini juga tak jarang disertai dampak negatif yang bisa merugikan masyarakat sendiri, salah satunya dengan menjamurnya PKL, produksi sampah yang berlebihan, serta ancaman terhadap kebersihan, ketertiban, dan keindahan.
“Jika dampak ini tidak ditangani dengan baik, maka hampir pasti akan mengurangi kekhidmatan perayaan idulfitri,” imbuhnya.
Pada apel yang dihadiri oleh jajaran Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB), Palang Merah Indonesia (PMI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta aparatur kewilayahan ini, Oded menegaskan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tindakan pelanggaran dan mengoptimalkan pelayanan publik.
“Pelayanan publik harus tetap berjalan, yakni dengan menugaskan petugas-petugas tertentu secara bergilir. Khususnya untuk menangani ketertiban, keamanan dan ketenteraman masyarakat dalam situasi darurat,” katanya.












