“Satpam bukan sekadar penjaga keamanan, melainkan wajah awal pelayanan di kantor PLN. Kami ingin memastikan setiap personel memiliki standar kesiapsiagaan dan etika komunikasi yang tinggi. Peningkatan kompetensi ini adalah kunci untuk menciptakan budaya pelayanan prima yang konsisten,” tegas Eka.
Apresiasi senada juga datang dari General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo. Menurutnya, transformasi pelayanan PLN sangat bergantung pada kualitas SDM di lapangan.
“Kualitas layanan tidak hanya didorong oleh teknologi, tetapi juga oleh profesionalisme petugas di lini terdepan. Kegiatan ini menunjukkan komitmen kami dalam mencetak personel yang tangguh, responsif, dan berintegritas. Dengan SDM yang unggul, kami optimis kepuasan masyarakat akan terus meningkat,” ujar Sugeng.












