Dari tahun 2019 hingga sekarang dia sudah menangani 28 perkara, masalah itu bisa menjadi pemahaman kalau kinerja BPN melalui program PTSL yang dilakukan secara door to door, bukan tidak maksimal, melainkan terkendala dengan kelengkapan data yang masih ada di desa-desa.
Sekarang target yang sebelumnya hanya 40 ribu hektar untuk dilayani sekarang meningkat menjadi 110 ribu hektar yang diharuskan bisa selesai di tahun 2025 nanti. Jadi menurutnya, itu bisa dibagi dalam 5 bagian untuk penyelesaiannya, dan sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo.
“Jujur saja kami sekarang kami tidak bisa melakukan kinerja dengan baik karena terkendala pandemi covid 19. Mudah-mudahan setelah pandemi berahir kami bisa kembali lagi bekerja untuk memaksimalkan pelayanan,” pungkas dia.***













