BANDUNG, BEDAnews
Serangkaian peristiwa kriminalitas mewarnai Operasi Praja Lodaya 2013 yang digelar Polda Jabar pada masa pemilihan gubernur (pilgub) dan wakil gubernur (wagub) Jawa Barat 2013. Tercatat 196 kasus selama masa kampanye dan pada masa tenang terdapat 46 kasus.
Kapolda Jabar Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya mengungkapkan, pada masa pemungutan suara tercatat ada 12 kasus. Kuantitas dari peristiwa kriminalitas yang cukup menonjol dari masa kampanye, masa tenang, dan masa pemungutan suara adalah pencurian kekerasan pada pencurian kendaraan bermotor roda dua.
"Kasus kriminalitas tertinggi pada masa kampanye dan masa tenang terjadi di wilayah hukum Polrestabes Bandung, yakni 56 kasus. Pada masa pemungutan suara yang tertinggi di Polres Cimahi ada 4 kasus," ujar Kapolda di Ruang Riung Mungpulung di Mapolda Jabar, Senin (4/3).
Secara rinci, dari 196 kasus selama masa kampanye, tercatat 38 kasus curat, 12 kasus curas dan 80 kasus curanmor roda dua. Sementara pada masa tenang, dari 46 kasus yang terjadi curat ada sebanyak 9 kasus, curas 6 kasus dan curanmor roda dua sebanyak 18 kasus. Sementara sisanya, yaitu kasus kriminal seperti penipuan dan penganiayaan.
Meski begitu, Kapolda menyatakan bahwa secara umum, kondisi keamanan Pilgub Jabar dinyatakan Anis terbilang kondusif, aman tentram, damai, sukses dan lancar tanpa ada ekses apapun.
"Kami menggunakan konsep pendekatan operasional kepolisian yang mengedepankan kegiatan preventif yang santun dan penegakan hukum sebagai alternatif terakhir," ujar Kapolda. (Lanie)











