“Dengan jumlah tumpukan sampah per hari yang sangat banyak ini, maka dibutuhkan penanganan khusus ke depannya, dan edukasi jangan nyampah disini juga harus terus disampaikan. Titik-titik lokasi tempat sampah juga harus lebih jelas lagi, karena kami melihat jumlah tempat sampah belum memadai, dan petugas kebersihan di sini pun hanya 45 orang, artinya masih sangat kurang,” ujarnya.
Tedy pun berharap agar akses jalur alternatif menuju Masjid Raya Al-Jabbar dapat segera terwujud. Sehingga kendaraan yang akan menuju Masjid Raya Al-Jabbar tidak perlu melewati kawasan Derwati, Jalan Terusan SOR GBLA, dan juga Cimincrang.
Diharapkan dengan adanya jalur alternatif yang lebih pendek sehingga dapat memangkas jarak tempuh masyarakat dan wisatawan yang akan berkunjung ke Masjid Raya Al-Jabbar ini.













