“Besar harapan kami, tentunya meminta kepada Bapak Gubernur agar akses alternatif masuk ke Masjid Raya Al-Jabbar bisa segera ditindaklanjuti. Mudah-mudahan dengan adanya jalur yang lebih pendek dapat meminimalisasi jarak tempuh dari warga yang akan berkunjung ke Masjid Raya Al-Jabbar. Hal lainnya, mudah-mudahan ada pemagaran juga di halaman depan, agar lebih tertata dengan lebih baik,” ucapnya.
Tedy pun berharap dengan penyediaan lahan yang tengah dipersiapkan bagi kawasan pedagang kaki lima (PKL) yang berlokasi di depan Masjid Raya Al-Jabbar dapat membuat para PKL lebih tertata, serta penataan parkir dapat lebih nyaman.
“Dengan kegiatan monitoring hari ini, kami mengimbau bagi warga Kota Bandung dan umum warga Jawa Barat, bahkan dari luar Jawa Barat bahwa mulai hari ini sampai 13 Maret 2023, Masjid Raya Al-Jabbar sudah mulai dilakukan penutupan sementara, karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah melakukan penataan dan pemeliharaan sebagai persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Mudah-mudahan Masjid Raya Al-Jabbar semakin baik dan semakin nyaman. Serta kawasan Gedebage, Panyileukan, Rancasari, dan sekitarnya pun dapat merasakan kenyamanan dengan upaya penataan yang akan terus dilakukan,” katanya.**













