Bandung, BEDAnews.
Dalam rangka melaksanakan kegiatan studi banding, Sekretaris DPRD Jawa Timur bersama 15 orang wartawan anggota Kelompok Kerja DPRD Jawa Timur, Jumat (22/6) menyambangi Sekretariat DPRD Jawa Barat dan Kelompok Kerja Wartawan DPRD Jawa Barat.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD Jawa Timur itu diterima oleh Kabag Humas dan Protokol DPRD Jawa Barat Dra. Hj. Siti Nina Nurasidah, Kasubag Pemberitaan Nanang, S.Ip., bersama beberapa pengurus dan anggota pojka Wartawan Gedung Sate, di ruang Badan Musyawarah DPRD Jawa Barat, Jl. Diponegoro 22 Bandung.
Pada kesempatan tersebut Sekretaris DPRD Jawa Timur menyatakan DPRD Jawa Timur memiliki hubungan yang harmonis baik dengan media cetak, elektronik, radio dan semuanya sangat kompak. “Semua kita akomodir sehingga hubungan Gubernur, Dewan, dan wartawan akomodatif,” tuturnya.
Sedangkan Siti yang mengaku kerap dipanggil emak dan satu-satunya anggota perempuan pada Pokja Wartawan DPRD Jawa Timur menyatakan, ”keberadaan anggota DPRD dari kaum perempuan di DPRD Jawa Timur belum terpenuhi 25 % dan lebih hanya dipaksa untuk memenuhi kuota sedangkan dari sisi kualitas masih di bawah standar”.
Ini dirasakan apabila mereka hendak diminta pandangan, pendapat, atau pemikirannya, mereka (anggota DPRD dari kaum perempuan ini) cenderung menghindar, sehingga mereka sering kesulitan mencari nara sumber, tuturnya.
Sementara Dra. Hj. Siti Nina Nurasidah mewakili Sekwan DPRD Jabar yang sedang mendampingi Ketua DPRD menyatakan, DPRD Jabar, memfasilitasi kinerja wartawan dengan memberikan dukungan berupa 2 (dua) ruangan kerja dengan fasilitisnya dan ruang konferensi.
Sedangkan mengenai kesetaraan gender, dikatakannya bahwa anggota DPRD Jawa Barat dari kaum perempuan telah mencapai 25% dengan kualitas yang tidak diragukan beberapa diantaranya merupakan pimpinan Komisi dan mereka memiliki kaukus perempuan yang baru-baru ini mendapat kunjungan dari Parlemen Perempuan Asia, jelasnya. (hermanto)












