“Karena sudah banyak tenaga kerja dirumahkan. Sudah ada tenan-tenan yang tidak sanggup buka di mal. Implikasinya kepada tenaga kerja. Restoran, cafe, itu juga sama, kalau tidak ada makan di tempat,” ujarnya.
Aspirasi terkait relaksasi ekonomi ini, sambung Ema, bahkan sudah ditindaklanjuti Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dengan mengirimkan surat kepada sejumlah kementerian. Dengan harapan bisa digunakan sebagai bahan dalam menentukan kebijakan.
“Pak Wali Kota sudah bersurat. Setahu saya pada 31 Juli sudah menyampaikan kepada Pak Mendagri dan Pak Menparekraf. Tembusannya kepada yang terhormat Pak Gubernur,” ungkap Ema.
“Substansinya seperti yang tadi disampaikan, ada aspirasi. Mereka tidak serta merta ingin 100 persen langsung, tapi yang terpenting diberikan ruang dulu,” bebernya.













