• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Sekolah di Garut, Rutin Gelar Razia Siswa

Sekolah di Garut, Rutin Gelar Razia Siswa

Asep Budi by Asep Budi
4 April 2013
in Tak Berkategori
2
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Pengelola Sekolah Menengah Kejuruan Yayasan Pembina Pendidikan Teknologi (SMK-YPPT) Kabupaten Garut, terus berupaya menanamkan disiplin kepada siswa siswi peserta didiknya. Salah satunya dengan cara menggelar razia di lingkungan sekolah secara rutin.

Kerapihan rambut, pakaian seragam sekolah, dan kendaraan bermotor yang digunakan siswa menjadi salah satu sasaran razia. Menurut Staf Bimbingan Penyuluhan SMK YPPT, Rega Gunawan, razia penertiban rambut, pakaian seragam, dan sepeda motor merupakan razia besar-besaran yang dilakukan pihaknya setiap bulan pada hari Senin.

Razia lainnya juga digelar rutin setiap minggu. Razia dilaksanakan jajaran guru dengan melibatkan petugas Patroli Keamanan Sekolah bentukan kepolisian. Diakuinya, razia tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya menanamkan kedisiplinan terhadap siswa, juga untuk memupus anggapan negatif masyarakat terkait kondite SMK-YPPT. "Kami ingin memberi contoh ke sekolah lain bahwa di STM-YPPT aturannya lebih tegas lagi," katanya Rega kepada Bedanews.com, Kamis (4/4/2013).

Seperti halnya SMK-YPPT, SMK Muhammadiyah Garut pun secara berkala melakukan razia terhadap siswa siswinya. Menurut staf Bagian Tata Usaha SMK Muhammadiyah Garut, Ai Sakinah, razia dilakukan untuk membiasakan siswa berdisiplin. Pelanggaran dilakukan siswa sering kali kedapatan terutama menyangkut kerapihan pakaian seragam, khususnya siswi. Padahal secara Nasional aturannya sudah jelas.

Bagi siswi, roknya harus sepuluh centimeter di bawah lutut, dan bila berkerudung maka roknya harus sampai ke bawah lagi. Tapi seringkali anak-anak itu malah memakai roknya sepuluh centimeter di atas lutut, ujar Ai.

Sejumlah orang tua siswa menyambut baik razia dilakukan sekolah terhadap siswanya. "Mudah-mudahan saja razia ini terus dilakukan, setidaknya setiap bulan. Sama orang tua suka susah dibetulkan, siapa tahu kalau sama sekolah itu anak mau nurut," kata Usman Sujana (45), orang tua siswa SMK-YPPT Garut asal Kecamatan Garut Kota. (Yanthy)

BeritaTerkait

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Previous Post

Tebing Longsor, Jembatan di Garut Ambruk Tergerus Longsor

Next Post

BOS Kerap Terlambat, Ratusan Sekolah Garut Mengeluh

Related Posts

TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
TNI-POLRI

Danrem Erwin Jabat Danup Pemakaman Sertu Heri, Prajurit TNI AD yang Gugur dalam Misi Karhutla

8 November 2026
Next Post

BOS Kerap Terlambat, Ratusan Sekolah Garut Mengeluh

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021