“Insyaallah seberesnya saja. Kita pilih di Balai Kota ini karena terbuka dan representatif. Ini juga jauh dari masyarakat,” ungkap Oded.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil juga turut datang meninjau pelaksanaan rapid test di Balai Kota. Menurutnya rapid test ini sebagai upaya untuk menelusuri jejak penyebaran virus corona di Jawa Barat yang angkanya cukup tinggi di Indonesia.

“Tanpa ada tes, kita tidak tahu ada klaster GBI atau klaster Sukabumi. Semakin banyak tes semakin banyak memetakan. Karena yang kami khawatirkan itu pemudik,” kata pria yang akrab disapa Emil ini.
Di luar itu, emil mengapresiasi gerak cepat Pemkot Bandung mengondisikan tempat pemakaman bagi jenazah korban virus corona. Hal ini juga menjadi bukti masyarakat Kota Bandung sudah cukup teredukasi dengan baik.













