• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, Juni 17, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Sekda Jabar Herman Suryatman Targetkan Semua TPSA Miliki Fasilitas RDF

Sekda Jabar Herman Suryatman Targetkan Semua TPSA Miliki Fasilitas RDF

herz by herz
31 Juli 2025
in Ekonomi, Headline, News
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KABUPATEN SUKABUMI.BEDAnews.com — Sekda Jabar Herman Suryatman mendorong 18 kabupaten/ kota mengubah tempat pengolahan sampah akhir (TPSA) dari _open dumping_ menjadi refused derived fuel (RDF).

Herman menargetkan akhir tahun ini tak ada lagi TPSA di Jabar yang masih menimbun sampah tanpa ada perlakuan khusus atau _open dumping_.

Untuk mentransformasi menjadi TPSA yang memiliki fasilitas RDF, Herman meminta pemda mereplikasi TPSA Cimenteng di Kabupaten Sukabumi yang sudah mengoperasikan fasilitas RDF.

“Minimal kami targetkan ada 18 kabupaten kota yang TPSA – nya _open dumping_ akhir tahun ini menjadi RDF,” ujar Herman ditemui selepas meresmikan operasional TPSA Cimenteng, Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (31/7/2025).

BeritaTerkait

Kajati Jabar Lantik Kajari Kabupaten Sukabumi dan Koordinator pada Kejati Jabar

17 Juni 2026

Sekilas Tentang Pandangan Perspektif Lingkungan dan Permasalahannya

17 Juni 2026

RDF merupakan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif yang dapat menggantikan penggunaan batu bara di industri.

Teknologi ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir (TPA) dan mempercepat pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Herman menuturkan, kunci agar teknologi RDF bisa diterapkan di TPSA adalah bekerja sama dengan _offtaker_. Contohnya di TPSA Cimenteng yang bekerja sama dengan _offtaker_ sekaligus pengelola yaitu PT Semen Jawa.

“Ini contoh yang baik di Kabupaten Sukabumi kita akan dorong replikasi di daerah lainnya. Kuncinya ada di kerjasama dengan _offtaker_, yang mengelolanya kan langsung _offtaker_ dari PT Semen Jawa,” jelasnya.

Selain menjaga keberlanjutan lingkungan, teknologi RDF juga memiliki nilai ekonomi. Herman menyebut biaya produksi sampah RDF di TPSA Cimenteng yaitu Rp200 ribu per ton. Sementara _offaker_ akan membelinya lebih tinggi menjadi Rp300 ribu per ton.

“Saya kira perekonomiannya bisa dipertanggungjawabkan, ini Rp200 ribu per ton biaya produksinya dan harga di _offtaker_-nya Rp300 ribu per ton kurang lebih, jadi ada selisih Rp100 ribu per ton, jadi sisi ekonominya dapat,” tuturnya.

Tak hanya mendorong penerapan teknologi RDF di 18 TPSA kabupaten/ kota saja, Herman juga akan menerapkan RDF di TPPAS yang dikelola pemerintah provinsi yaitu TPPAS Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat.

“Tanggung jawab kami adalah replikasi, termasuk TPPAS yang provinsi kelola yaitu TPPAS Sarimukti kita akan dorong juga dengan teknologi RDF,” pungkas Herman.@

 

Tags: Sekda Jabar Herman Suryatman Targetkan Semua TPSA Miliki Fasilitas RDF
Previous Post

Sambut Bulan Kemerdekaan, Kodim 1710/Mimika Pasang Bendera Merah Putih Di Sepanjang Jalan

Next Post

Jamin Pola Hidup Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Bengkulu Utara

Related Posts

Headline

Kajati Jabar Lantik Kajari Kabupaten Sukabumi dan Koordinator pada Kejati Jabar

17 Juni 2026
Edukasi

Sekilas Tentang Pandangan Perspektif Lingkungan dan Permasalahannya

17 Juni 2026
News

KAI Daop 3 Cirebon Layani 6.723 Peserta Edutrain Sepanjang 2026

17 Juni 2026
News

JWI Sukabumi Dukung Perda Tanah Terlantar, Usul FGD Libatkan Petani dan Akademisi

17 Juni 2026
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo pimpin upacara Hari Jadi Cirebon ke-599 di Alun-alun Kejaksan
News

Manunggal Winangun Caruban Jadi Kunci Pembangunan Kota Cirebon di Usia ke-599

17 Juni 2026
News

Delegasi Indonesia dari ILC 114, Bawa Hasil Bersejarah Konvensi ILO 193

17 Juni 2026
Next Post
Anggota Komisi IX DPR RI Eko Kurnia Ningsih, Analis Kebijakan Madya SDM BGN Mochamad Halim, dan Camat Pinang Raya Soeni sosialisasi program makan bergizi gratis

Jamin Pola Hidup Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Bengkulu Utara

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021