JATINANGOR, BEDAnews
Tim minisoccer SD Al Ma’soem keluar sebagai Juara 1 setelah membungkam tim SD Al Amanah Cileunyi, 5-0, pada pertandingan final Multi Event in Science Sport and Art (MESSA) Al Masoem 2013, Minggu (2/6). Kesuksesan juga diikuti oleh siswi SD Al Masoem Nanty Permata yang meraih Juara 1 Olimpiade Matematika pada cabang IPTEK.
MESSA 2013 berlangsung selama 3 minggu, diikuti oleh 128 kontingen (SD/SMP) se-Jawa Barat. Cabang olahraga yang dipertandingan terdiri dari bola voli, bola basket, dan minisoccer. Sedangkan perlombaan bidang sains mengedepankan lomba Dakwah, Tahfiz Quran, Try Out, Olimpiade Matematika, Story Telling, dan Qasidah. Di cabang seni terdiri dari lomba mewarnai dan menggambar.
Juara dakwah diraih oleh Anggi Alvian Siswa SDN 1 Papayan Tasikmalaya, Sumilar SR siswa MTs Ar-Rahmah Tasikmalaya, Tahfiz Quran diraih Dhya Tarbiyah siswi SDIT Matahati Cicalengka. Juara Qasidah diraih Riyadhul Ulum SDN Budi Mulya Tasikmalaya, tingkat SMP dan SMA-nya diraih MTs/MA Darul Hikmah Sumedang.
“Alhhamdulillah pertandingan berjalan lancar dan sukses. Kepada para juara kami ucapkan selamat, dan mereka berhak mendapatkan trofi, uang pembinaan, tabungan dan penghargaan lainnya,” ujar Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Al Masoem (YPAM) H Ceppy Nasahi Masoem saat menutup MESSA 2013 di Dome Al Masoem, Cipacing, Jatinangor, Minggu (2/6).
Namun, kata Ceppy, bukan hadiah yang mereka cari tetapi yang lebih penting bisa mengukur tingkat keberhasilan pembinaan ekstrakurikuler di setiap sekolah. MESSA diharapkan bisa memotivasi siswa meraih prestasi yang lebih tinggi, selain mewadahi minat, bakat dan pengembangan nalar mereka.
“MESSA juga dapat menjadi ajang memilih bibit-bibit unggul yang bisa mewakili daerahnya di kejuaraan yang lebih tinggi,” jelas Ceppy, didampingi Ketua Panitia Abas Basari.
Al Masoem sendiri melakukan berbagai upaya untuk membentuk generasi cageur, bageur, pinter (CBP). Sehingga para siswa tidak diberikan jam kosong yang dapat memberi peluang untuk beraktivitas negatif di sekolah maupun di luar sekolah.
“Karenanya mereka diberi sarana dan fasilitas seluas-luasnya, baik untuk berolahraga, iptek, maupun seni. Kita mendukung para siswa untuk meraih prestasi setinggi-tingginya,” kata Ceppy.(nanks)











