“Saya memang cukup prihatin dengan keadaan disini karena memang air disini tidak bisa di konsumsi kalau hanya untuk mandi dan mencuci bisa kita pakai tapi kalau untuk kita konsumsi itu mengandung kapur yang berbahaya bagi kesehatan kita,” ujarnya.
“ Dalam rangka membantu kesulitan warga Satgas bersama tim dari PUPR Kab. Keerom mengadakan penelitian guna mencari titik sumber mata air yang layak untuk di konsumsi warga,” jelas Danpos.
Sementara itu, tim dari PUPR Kab. Keerom merasa senang dengan langkah yang dilakukan Satgas Yonif 143/TWEJ karena telah membantu kelancaran penelitian tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Tim Penelitian dari PUPR Kab. Keerom Bapak Kuri (42) yang mengungkapkan rasa bangga dan terimakasih kepada Satgas Yonif 143/TWEJ Pos Yuruf yang telah membantu kelancaran kegiatan tersebut.













