Ketiga, pengalamannya memperjuangan terciptanya pariwisata halal di Indonesia mendapat sorotan Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage yang kebetulan memiliki beberapa kerjasama akademik dengan Universitas Sahid, tempatnya mengajar.
“Saya merasa terhormat atas pemberian gelar Guru Besar Kehormatan ini karena pemberiannya didasarkan pada apa yang telah saya bangun dan perjuangkan selama ini,” ungkap Sapta yang sudah berkiprah membangun industri pariwisata halal di Indonesia sejak menjabat Sekretaris Departemen Pariwisata tahun 2001 lalu.
Setelah resmi menyandang gelar Profesor, Sapta Nirwandar mengungkapkan komitmennya untuk lebih gencar lagi menyampaikan pesan-pesan peradaban, terutama tentang industri pariwisata halal Indonesia yang diyakininya akan memberikan dampak ekonomi dan sosial yang luar biasa bagi Indonesia.













