“Ini masalah komunikasi publik yang hendak kita capai. Mungkin saat ini saya ‘stand alone’ atau ‘single fighter’ memperjuangkannya, tapi saya tak akan pernah berhenti. Bagi saya ini ibadah. Masih banyak orang yang tidak mengerti konsep pariwisata halal itu sendiri. Bahkan di saat Presiden mencanangkan pariwisata halal sebagai prioritas, masih banyak pelaksana kebijakan yang tidak memahami bagaimana cara mewujudkannya,” tuturnya.
Sebelum menerima gelar Guru Besar, pada 29 November 2021 Sapta Nirwandar diminta mengisi perkuliahan di Tashkent University of Economics yang menjadi bagian dari rangkaian acara The Tashkent University of Economics Celebrated 90th Anniversary.
Dalam kesempatan itu, pencetus program kampanye Wisata Syariah ini memaparkan “Halal Lifestyle Global Trend and Business Opportunity” yang membahas 10 sektor Halal Lifestyle yaitu, Halal Food, Islamic Finance, Halal Cosmetic, Modest Fashion, Halal Pharmaceutical, Medical Care, Media Recreation, Islamic Creative Economy and art culture, Education and Halal Tourism.













