• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Santri Digital atau Santri Tradisional? Saat Nasionalisme Diuji oleh Zaman

Santri Digital atau Santri Tradisional? Saat Nasionalisme Diuji oleh Zaman

Hargib by Hargib
22 Oktober 2025
in Edukasi, Jurnal, Ragam
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam konteks sosial-politik terkini, bangsa baru saja memperingati satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, diwarnai evaluasi publik dan tantangan keadaban. Di sisi lain, tragedi runtuhnya musala di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, menjadi cermin tanggung jawab moral di dunia pendidikan Islam. Kedua peristiwa ini mempertegas bahwa iman, ilmu, dan amanah masih menjadi ujian utama bangsa.

Secara teoritik, gagasan ini dapat dirujuk pada teori pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara dan teori civic virtue dari Thomas Jefferson, yang menekankan bahwa kemajuan bangsa bergantung pada moralitas warganya. Sementara itu, teori masyarakat digital (Manuel Castells, 2010) menegaskan perlunya nilai dan identitas baru agar manusia tidak larut dalam arus teknologi. Namun, terdapat kesenjangan (GAP): santri hari ini hidup dalam dua dunia pesantren dan digital. Jika nilai-nilai pesantren tidak diaktualkan dalam ruang virtual, nasionalisme mudah tereduksi menjadi slogan. Karena itu, tulisan ini bertujuan menjawab tiga pertanyaan penting dari rekan media BEDANEWS tentang makna, peran, dan eksistensi santri dalam membangun peradaban bangsa di era digital.

BeritaTerkait

Inovasi Pertanian Cerdas Bawa Mahasiswa USB YPKP Bandung Juara Nasional

18 April 2026

Disperkimtan Hadiri Agenda Lanjutan Terdampak Banjir di Desa Panyadap

18 April 2026
Page 2 of 7
Prev123...7Next
Tags: Diuji oleh ZamanHari Santri NasionalnasionalismeSantri DigitalSantri Tradisional
Previous Post

Wujudkan Impian Warga, Satgas TMMD ke-126 Kodim 1505/Tidore Genjot Pembangunan Sumur Air Bersih

Next Post

Santri Zaman Now: Mengglobal dengan Adab, Berkarya dengan Nilai

Related Posts

Edukasi

Inovasi Pertanian Cerdas Bawa Mahasiswa USB YPKP Bandung Juara Nasional

18 April 2026
Edukasi

Disperkimtan Hadiri Agenda Lanjutan Terdampak Banjir di Desa Panyadap

18 April 2026
Edukasi

Anggota DPRD Iman dan Iyep Hadir di PAW Kades Margaasih, Kadis DPMD Supardian Harap Kades Terpilih Bisa Totalitas

18 April 2026
Edukasi

Kata Camat Margaasih Djoko Mardianto: PAW Kades itu Sangat Istimewa

18 April 2026
Ragam

Kadis PU Kabupaten Sukabumi, Monitoring Proyek Betonisasi Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu

17 April 2026
Ragam

Plt Ketua PWI Jabar, Ahmad Syukri: Panitia Pelaksana Konferensi PWI Kabupaten Sukabumi Harus Lancar, Sukses Tanpa Ekses

17 April 2026
Next Post
Prof.Lilis Sulastri, MM/bedanews.com-dihard

Santri Zaman Now: Mengglobal dengan Adab, Berkarya dengan Nilai

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021