• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Santri, Algoritma, dan Nurani

Santri, Algoritma, dan Nurani

Hargib by Hargib
23 Oktober 2026
in Edukasi
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Beragama dengan kedalaman dan keberanian bertanya

Tradisi keilmuan pesantren menyediakan ruang untuk mengenali perbedaan pandangan. Membaca pendapat para ulama dapat mengajarkan bahwa kesungguhan beragama berjalan bersama dengan  kerja intelektual menelusuri alasan, memahami konteks, dan menimbang akibat. Kedalaman tersebut  menjadi penting agar agama hadir sebagai sumber pertolongan bagi kehidupan. Ketika seorang pekerja kehilangan penghasilan, pembicaraan agama dapat menyentuh keadilan upah dan solidaritas. Ketika keluarga terlilit utang, pendidikan keagamaan dapat membantu membangun kecakapan mengelola keuangan. Ketika lingkungan rusak, tanggung jawab manusia terhadap alam perlu diterjemahkan menjadi tindakan.

Santri juga perlu memiliki keberanian bertanya. Pertanyaan yang diajukan dengan sungguh-sungguh membuka jalan menuju pemahaman. Lingkungan pendidikan yang sehat memberi ruang bagi murid untuk mengakui kebingungan, menguji argumen, dan menyampaikan keberatan secara beradab, serta kebiasaan menghormati guru dapat berjalan bersama tumbuhnya daya pikir, sehingga  pendidikan memperoleh kemuliaannya ketika kewibawaan digunakan untuk membimbing. Kedekatan dengan ilmu seharusnya memperluas kesediaan mendengar, terutama terhadap mereka yang lebih muda dan memiliki pengalaman berbeda. Dari ruang belajar sepeti ini , para santri dapat membawa kebiasaan berdialog ke tengah masyarakat yang mudah terbelah.

BeritaTerkait

Ketua Umum ASAFI, Prof. Dr. Kholid Al Walid,M.Ag saat memberi sambutan  pada Simposium dan Munas ASAFI 2026 di Hotel Ibis, Bandung-Jawa Barat, Kamis, (22/10)/Foto Bedanews.com

Munas ASAFI 2026: Autokritik Pendidikan Islam dan Matinya Nalar Filsafat

23 Oktober 2026

Refleksi Hari Santri 2026: Gelar Boleh Tinggi, Amanah Jangan Dikhianati,Sudahkah Kita Menjadi Rahmat Bagi Negeri?

23 Oktober 2026
Page 7 of 13
Prev1...678...13Next
Tags: AlgoritmaNuraniSantri
Previous Post

Refleksi Hari Santri 2026: Gelar Boleh Tinggi, Amanah Jangan Dikhianati,Sudahkah Kita Menjadi Rahmat Bagi Negeri?

Next Post

Sinergi TNI dan PB ESI, Grand Final Esports Championship 2026 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka

Related Posts

Ketua Umum ASAFI, Prof. Dr. Kholid Al Walid,M.Ag saat memberi sambutan  pada Simposium dan Munas ASAFI 2026 di Hotel Ibis, Bandung-Jawa Barat, Kamis, (22/10)/Foto Bedanews.com
Edukasi

Munas ASAFI 2026: Autokritik Pendidikan Islam dan Matinya Nalar Filsafat

23 Oktober 2026
Edukasi

Refleksi Hari Santri 2026: Gelar Boleh Tinggi, Amanah Jangan Dikhianati,Sudahkah Kita Menjadi Rahmat Bagi Negeri?

23 Oktober 2026
Edukasi

DPRD Jabar Kembali Teruskan Aspirasi Mahasiswa ke DPR RI

22 Oktober 2026
Prof. DR.Ahmad Rusdiana,MM/tek.IA
Edukasi

Hari Santri 2026 Momentum Al-Mishbah Satukan Akhlak, Kompetensi Global dan Pengabdian

21 Oktober 2026
Edukasi

DPRD Jabar Sampaikan Aspirasi Mahasiswa UIN Bandung dan Unpas ke DPR RI

21 Oktober 2026
Edukasi

Kadis Dadang Komara Bahas Gempar di Media Centre Disnaker Kab. Bandung

20 Oktober 2026
Next Post

Sinergi TNI dan PB ESI, Grand Final Esports Championship 2026 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021