“Kenapa MBG menjadi program presiden? Karena banyak anak-anak kita yang masih mengalami stunting. Pemerintah harus melakukan intervensi melalui pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA. Selain itu, ibu hamil dan menyusui juga menjadi sasaran program ini. Tujuannya agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat, gizinya terpenuhi, dan kelak menjadi generasi yang cerdas serta mampu bersaing dengan dunia luar,” terang Sahidin.
Sementara itu, Kepala Desa Binuang, Nazaruddin, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran program MBG di wilayahnya. Ia menilai, program ini tidak hanya memperbaiki gizi anak-anak, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat.
“Kami berharap masyarakat Desa Binuang mendukung program ini agar tidak ada lagi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi atau stunting. Saat ini beberapa sekolah di Binuang sudah menerima manfaat MBG, dan kami berharap ke depan ada Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) di desa kami agar manfaatnya lebih merata,” ujarnya.













