“Masyarakat lokal akan menjadi pihak yang paling terdampak jika status ini dicabut. Penurunan kunjungan wisatawan berarti menurunnya pendapatan masyarakat dan berkurangnya potensi ekonomi di sektor UMKM dan jasa pariwisata lainnya,” tambahnya.
Politisi dari Fraksi PKS ini menekankan, pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam penyelamatan status UGGp Kaldera Toba. Ia minta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk turut serta dalam upaya perbaikan tersebut.
Ia menilai, Kemenkes sebagai mitra strategis dalam memastikan kesehatan lingkungan, masyarakat dan pariwisata di kawasan Kaldera Toba dikelola dengan standar tinggi yang mendukung keberlanjutan dan kelayakan status UNESCO Global Geopark. Termasuk didalamnya terkait kualitas sanitasi, pengelolaan limbah, serta kapasitas tanggap terhadap isu kesehatan masyarakat di daerah destinasi wisata.












