Bandung. BEDAnews.
Banyaknya perhimpunan maupun organisasi advokat akhir-akhir ini, membuat kegalauan dikalangan advokat, khususnya para advokat muda dan calon advokat.
Hal itu diungkapkan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bandung DR. Roely Panggabean SH.MA, jelang pelantikan pengurus baru DPC Peradi Bandung 30 November 2018, di Bandung.
Ia juga mengungkapkan, kondisi dunia advokat saat ini berada di titik nadir paling bawah.
Roely menilai, kondisi tersebut merupakan kemunduran dari yang sebelumnya dicita-citakan Peradi, sebagai satu-satunya wadah advokat Indonesia. Selain itu juga, kepercayaan masyarakat terhadap advokat yang terkesan luntur, menjadi perhatian.
"Ini suatu kemunduran dari apa yang pernah dicita-citakan Peradi. Adanya kebingungan para advokat yang baru, mau bergabung kemana. Kalau salah bergabung bagaimana," ungkap pengacara senior yang dua periode dipercaya sebagai ketua ini kepada awak media di Bandung Rabu, (28/11) malam.













