• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, Oktober 31, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Riset Tentang MBG Gunakan Metode TAMKIN, Asep Herman Raih Doktor Hukum Islam

Riset Tentang MBG Gunakan Metode TAMKIN, Asep Herman Raih Doktor Hukum Islam

Hargib by Hargib
31 Oktober 2026
in Ekonomi, News, Ragam
0
FOTO BERSAMA: Asep Herman (tengah) dengan para tim promotor dan Penguji usai Sidang Promosi Doktor di Pascasarjana UIN SGD Bandung/Jumat,30/10/2026/Dok.Bedanews.com/yadi

FOTO BERSAMA: Asep Herman (tengah) dengan para tim promotor dan Penguji usai Sidang Promosi Doktor di Pascasarjana UIN SGD Bandung/Jumat,30/10/2026/Dok.Bedanews.com/yadi

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dengan kelulusan ini, ia tercatat sebagai Doktor ke-1.280 yang diluluskan Pascasarjana UIN SGD Bandung, dan Doktor ke-474 di Bidang Studi Hukum Islam Pascasarjana UIN SGD Bandung.Sidang promosi doktor tersebut dipimpin oleh Wakil  Direktur Pascasarjana beserta jajaran promotor, penguji, dan disaksikan oleh keluarga, kolega akademisi, serta mahasiswa Pascasarjana.

Capaian ini menegaskan komitmen UIN SGD Bandung dalam melahirkan doktor-doktor yang tidak hanya unggul dalam teori keislaman, tetapi juga mampu menjawab isu-isu strategis kebangsaan dalam perspektif syariah.

Tawarkan Lima Kebaruan: Dari Teori Hingga Model TAMKIN

BeritaTerkait

Mata Air Kebaikan: Mengenang Sahabat Fathan Subchi

31 Oktober 2026

Sumur dari Demak, Mengenang Sahabat Fathan Subchi

31 Oktober 2026

Di tengah pesatnya kajian tentang Program MBG, disertasi Asep Herman hadir dengan orisinalitas yang berbeda. Menurutnya, kebaruan tidak ditentukan oleh kebaruan topik semata, melainkan oleh posisinya terhadap bangunan pengetahuan yang telah ada. Jika kajian sebelumnya masih terkonsentrasi pada implementasi, anggaran, dan pemasok, penelitiannya justru mengisi ruang kosong yang belum terjawab.Berdasarkan naskah disertasinya, terdapat lima kebaruan utama:

  1. Kebaruan Teoretis: Mereposisi Ketahanan Pangan sebagai Mekanisme.

Penelitian tidak sekadar menanyakan apakah MBG berpengaruh terhadap kesejahteraan, melainkan menelusuri melalui jalur apa pengaruh itu bekerja. Ketahanan pangan yang selama ini diperlakukan sebagai tujuan akhir, direposisi menjadi variabel mekanisme atau transmisi. Dengan menguji efek tidak langsung MBG terhadap kesejahteraan ekonomi melalui ketahanan pangan rumah tangga, penelitian ini membuka “kotak hitam” yang selama ini hanya diasumsikan, sekaligus menghubungkan literatur ekonomi transfer natura dengan literatur ketahanan pangan rumah tangga kepulauan.

  1. Kebaruan Proposisional dan Normatif: Kaidah Siyasah Syar’iyyah.

Penelitian merumuskan proposisi tata kelola bahwa semakin besar ketergantungan suatu jalur manfaat pada mutu tata kelola, semakin rentan jalur tersebut tergerus. Proposisi ini dibaca dengan kaidah Tasharruf al-Imam ‘ala al-Ra’iyyah Manuth bi al-Mashlahah (kebijakan pemimpin atas rakyat harus berorientasi pada kemaslahatan), serta penimbangan maslahah dan mafsadah. Maqashid Syariah berfungsi sebagai kerangka penilaian normatif dan interpretatif, bukan sebagai konstruk laten yang diukur.

  1. Kebaruan Metodologis: Kombinasi PLS-SEM dan Analisis Tematik.

Penelitian menggunakan desain kombinasi eksplanatoris (mixed method) yang belum ditemukan pada riset MBG terdahulu. Peneliti memadukan PLS-SEM dengan SmartPLS untuk menguji struktur hubungan antarvariabel, dan analisis tematik dengan NVivo untuk menjelaskan mekanisme sosial di balik angka. Kombinasi ini mampu menjelaskan sekaligus besaran pengaruh dan alasan sosial-ekonomi yang melatarbelakanginya.

  1. Kebaruan Kontekstual: Lokus Pulau Bawean.

Penetapan Pulau Bawean sebagai lokus adalah kebaruan kontekstual. Bawean memiliki konfigurasi khas: keterisolasian geografis dengan ketergantungan penuh pada pelayaran, struktur ekonomi yang ditopang remitansi migran Boyan, serta potensi pangan lokal berbasis perikanan yang belum terintegrasi ke rantai pasok formal. Temuan dari konfigurasi kepulauan ini tidak mungkin diperoleh dari lokus daratan dan relevan sebagai rujukan bagi daerah kepulauan lain.

  1. Kebaruan Luaran: Model TAMKIN.

Luaran berupa Model TAMKIN yang tidak berhenti pada pengujian hipotesis, melainkan mensintesiskan seluruh temuan menjadi model konseptual terapan. Secara konseptual, model ini mengisi kesenjangan antara kajian maqashid syariah yang normatif-filosofis dengan kajian tata kelola program publik yang teknis-manajerial, melalui kerangka yang menghubungkan grand theory, middle-range theory, dan applied theory. Secara empiris, setiap hubungan didukung hasil PLS-SEM berupa koefisien jalur, T-statistics, dan p-values yang signifikan, sehingga berbasis bukti.

Page 3 of 4
Prev1234Next
Tags: Asep HermanGunakan Metode TAMKINRaih Doktor Hukum IslamRiset MBG
Previous Post

Penanggulangan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton Bahan Operasi Modifikasi Cuaca

Next Post

Mata Air Kebaikan: Mengenang Sahabat Fathan Subchi

Related Posts

Ragam

Mata Air Kebaikan: Mengenang Sahabat Fathan Subchi

31 Oktober 2026
Ragam

Sumur dari Demak, Mengenang Sahabat Fathan Subchi

31 Oktober 2026
Ragam

Tak Ada yang Terlewat, Seluruh Kecamatan dan Kelurahan di Jakarta Tuntas Mengisi SAQ E-Monev

31 Oktober 2026
Ragam

Catatan Dari Candi Ke Panggung Megah: Ketika Suara Andrea Bocelli Menyapa Nurani Kita

31 Oktober 2026
Ragam

Safety Riding Goes To Campus, Hati2DiJalan.Id menggelar acara perdana “Safety Riding Goes To Campus” di Universitas Muhammadiyah (Uhamka)

31 Oktober 2026
Ragam

Pemilihan Senat 2026: Partai Republik bakal Unggul 53-47 Kursi atas Demokrat 

30 Oktober 2026
Next Post

Mata Air Kebaikan: Mengenang Sahabat Fathan Subchi

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021