Di hadapan tim promotor dan penguji, Asep Herman mampu menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan. Dengan kemampuan intelektualnya, ia memaparkan secara detail setiap sanggahan penguji secara argumentatif dan berbasis data lapangan dari Pulau Bawean.Disertasi yang diangkat dinilai sangat aktual dan kontekstual.
Penelitian tersebut mengkaji sejauh mana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program nasional berdampak pada kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir dan kepulauan, dengan ketahanan pangan sebagai variabel mediasi, serta dianalisis menggunakan kerangka Maqashid Syariah — yakni penjagaan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.
Atas pertanggungjawaban akademiknya tersebut, Asep Herman berhasil meraih IPK 3,73 dengan yudisium Sangat Memuaskan.













