Kita membuang potensi senilai Rp 200 hingga Rp 286 Triliun setiap tahunnya! Walau ini angka perkiraan, nilainya seperti cahaya yang menerangi kegelapan.
Uang tersebut cukup untuk:
· Membebaskan BPJS dari defisit.
· Membiayai pembangunan infrastruktur berkualitas.
· Meningkatkan kesejahteraan petani secara dramatis.
Tapi kita lebih memilih untuk membuangnya.
*Masa Depan yang Cemas vs Masa Depan yang Cerah*
Pilihan kita hari ini menentukan wajah Indonesia masa depan:
1. Jika Terus seperti sekarang Ini: Biaya kesehatan membengkak akibat penyakit degeneratif. Generasi muda tumbuh dengan gizi buruk. Ketahanan pangan rapuh karena sistem kita boros. Masa depan jelas sangat mencemaskan.
2. Jika Kembali ke Jalan yang Benar: Kita bisa dan kuat memiliki generasi yang lebih sehat, cerdas dan kuat. Petani sejahtera karena produknya bisa bernilai tinggi. Lingkungan terjaga karena lahan pertanian lebih efisien. Pemain sepak bola tak perlu banyak didatangkan dengan naturalisasi. Mengapa? Dari satu elemen gizi saja yaitu protein, kata yang bermakna yang pertama, yang utama atau yang terpenting itu, kandungan protein rice bran sama atau lebih tinggi dari kandungan protein telur ayam atau susu sapi. Apalagi kalau rice bran difermentasi, proteinnya bisa 3 kali atau lebih daripada kandungan protein telur ayam. Ini bukti scientific, berkah Tuhan YME bagi kita dan bagi bangsa tropika yang sekarang ini kondisi sosial ekonominya berada jauh di bawah bangsa temperate.












