Bandung, BEDAnews,-
Gerakan Rakyat 98 sebagai titik kulminasi perlawanan rakyat terhadap kekejaman Rezim Soeharto yang telah menghancurkan system Negara dan system Demokrasi.
Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, perampasan tanah rakyat, serta kekerasan pada komunitas-komunitas mahasiswa dan pemuda rakyat yang memperjuangkan tegaknya demokrasi di masa itu, adalah seklumit kekejaman rezim Soeharto yang sampai saat ini masih menjadi hutang sejarah bangsa yang masih menggantung.
Sekretaris Jendral Komunitas Milenial Maruf Amin (KAMI) Indonesia Rian Andi Sumarno mengungkapkan peristiwa Tanjung Priok, Haur Koneng, Talang Sari, perampasan Tanah Kaca Piring, Kedung Ombo, Perampasan Tanah Badega, Perampasan Tanah Cibeurem, Peristiwa 27 Juli, penculikan aktivis dan banyak lagi merupakan bukti kejahatan Rezim Soeharto yang masih sangat membekas di benak rakyat bahwa Negara pernah melakukan kekerasan pada rakyat.













