Peristiwa

Revolusi Mental Sat Brimob Polda Jabar

Bandung, BEDAnews,-

Untuk meningkatkan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, dan memotivasi semangat para anggota melalui jalinan komunikasi, Satuan Brimob Polda Jabar melakukan sosialisasi implementasi penjabaran rencana aksi quick wins renstra lanjutan Polri Tahun 2015 – 2019.

"Polri bertekad melakukan revolusi mental dan tertib sosial diluar kesatuan anggota selain Bhayangkari Jajaran Satuan Brimob Polda Jabar," kata Kasatbrimob Polda Jabar, Kombes Pol Waris Agono kepada wartawan, di Makosat Brimob Jalan Kolonel Ahmad Syam, di Desa Sayang Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (16/3).

Menurut Waris, kegiatan ini merupakan bagian dari penjabaran program Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait revolusi mental. Waris menambahkan, Polri sudah menetapkan delapan program quick wins, di antaranya mengajak seluruh anggota mengarah perubahan ke lebih baik. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia mendatangkan pakar komunikasi untuk memotivasi seluruh anggota Brimob Polda Jabar agar menjadi contoh yang baik.

"Harapannya semua anggota Brimob Polda Jabar pun berubah menjadi lebih baik, dan menjadi contoh di masyarakat," ungkapnya lagi.

Sementara itu di tempat yang sama, pakar komunikasi, Drs. Aqua Dwipayana M.Ikom mengapresiasi inisiatif acara yang digelar oleh Kasat Brimob Polda Jabar itu.

"Acara yang digagas Kasat Brimob Polda Jabar ini menunjukkan ada keinginan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia anggota Brimob menuju lebih berprestasi," kata Aqua.

Dikatakan, diskusi sekira dua jam bersama ratusan anggota Brimob tersebut meraih manfaat yang besar selain bisa mendongkrak semangat, motivasi dan komunikasi jajaran Brimob Polda Jabar. Menurutnya, Brimob cukup berprestasi khususnya dalam mem-backup Polda Jabar dalam berbagai kegiatan. Tentu saja, upaya ini menjadi contoh untuk Brimob di seluruh Indonesia.

Aqua juga mengatakan, sebagai keluarga Polri maka dianggap tepat jika harus melaksanakan moto Polri seperti melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Anggota Brimob, lanjut dia, termasuk orang pilihan. Karena, dari sekian juta warga Indonesia hanya sekian persen saja menjadi Brimob. Sehingga menyikapi kondisi tersebut, semua anggota Brimob pun harus bersyukur. Karena, seleksi masuk Brimob cukup jelas atau melalui pendidikan khusus.

"Brimob diberi amanah yang sangat besar dan bekerja di institusi yang kredibel," pungkasnya. (Lanie)

 

Baca Juga  Abai Gunakan Masker, Petugas Gabungan Berikan Sanksi

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close