Mengenai batu prasasti di depan Gedung Rektorat tertulis Landasan Teori Manajemen Pendidikan teamwork, network, collaboration, innovation.
Gusmen berpesan, “Bangunan white house biasa saja, karena ada yang keren di Bogor atau di Amerika. Justru lebih bagus menggunakan bahasa Sunda Gedong Bodas. Tidak menjadi lebih hebat saat memberikan nama-nama pada gedung hanya memakai bahasa Inggris, tapi harus ada unsur kearifan lokal yang perlu diangkat. Selain distingsi internasional, budaya lokal tetap dijaga. Justru ini yang menarik bagi saya, Kanjeng Nabi diutus kemuka bumi untuk menyempurnakan akhlak dengan cara tidak merubah budaya, tapi tetap menjaga kearifan lokal,” tandasnya.
Gusmen menegaskan idealnya pembangunan fisik harus diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia, sehingga melahirkan kampus terbaik melalui empat distingsi.













