Gusmen menyampaikan segala keberhasilan ini harus disyukuri dengan terus memberikan pelayanan terbaik untuk umat. “Rasa syukur atas perkembangan UIN Bandung yang membanggakan, bukan karena adanya Pa Dirjen, tapi capaian prestasi dari civitas akademika yang patut dibanggakan. Sebagai tanggungjawab keumatan, mari kita memakmurkan masjid, dulu masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi banyak hal, hatta politik kebangsaan, bukan elektoral politik, tolong dimanfaatkan,” jelasnya.
Rasa syukur bahwa UIN Sunan Gunung Djati bisa berkembang atas berbagai prestasi sivitas akademika yang telah ditorehkan dan patut dibanggakan. “Saya ini terus terang memang belum ikhlas melepas pak Mahmud, karena saya mencintai beliau dari mata maka saya tidak mau berpisah dengannya. Jadi kalau dengan hati tidak mungkin kita ini kerja profesional dan tidak bisa menggunakan hati kalau kerja-kerja profesional. Kalau sudah waktunya memang sudah waktunya walau pun berat hati,” ungkapnya.













