“Di Cinambo itu sudah beberapa daerah dan luar negeri, seperti Jepang, soal studi literasi di sini sebagai pembanding. Kreatifitas masyarakat ini untuk meningkatkan budaya literasi harus didorong. Pastinya sesuai visi Kota Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera dan Agamis mendukung melalui pembangunan pariwisata, pengembangan destinasi wisata sampai kampung wisata tiap kecamatan,” bebernya.
Kenny memastikan akan terus mendampingi termasuk co-working space diwilayah masing-masing.
“Terus kita lakukan aktivasi dan pendampingan, termasuk co-working space dan pendampingan seni dil lingkungan bersama program Bandung Reueus. Pendampingan ini dalam rangka kenaikan kelas dari kualitas yang ada di wilayah,” ujarnya.
Sampai saat ini, telah hadir sekitar 20 co-woking space di Kota Bandung, dengan targer hingga tahun 2023 berjumlah 30 co-working space.













