Politik

Reses, Dewan Temukan Mutasi Rekening Ganti Rugi BIJB Kertajati

Bandung BEDAnews.com

Masalah ganti rugi, relokasi  masyarakat yang lahannya terkena proyek Bandara International Jawa Barat (BIJB) Kertajati di kabupaten Majalengka , maupun yang menolak direlokasi  hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus di selesaikan oleh pihak terkait, menjadi temuan dan aspirasi hasil reses anggota DPRD Prov Jabar dari daerah Pemilihan kabupaten Majalengka.

Hal ini dikemukakan Anggota Komisi I DPRD jabar M. Iqbal. Kepada Bedanews diruang kerjanya di Fraksi Restorasi Nurani Rakyat DPRD Jabar Jl. Diponegoro 27 Bandung. Kamis (5/3)   

80 KK Masyarakat  dusun  Cintakarya Desa Kertajati  yang sudah pindah ke daerah Cikawaur atas kesadaran sendiri  dihadapkan kepada   masalah menurunnya  tingkat kesejahteraannya,   mereka yang terbagi dalam 2 kelompok 50 KK dan 30 KK ditempat barunya  sampai saat ini tidak ada masjid dan  sekolah yang memberatkan anak-anak yang harus jauh menempuh sekolahnya,  lokasi mereka yang berjauhan  terpisahkan oleh pepohonan jati milik penguasa disana menjadikan  mereka  terpisah karena membuat  jalan tembus  oleh kuwu dan  Camatnya sehinga mereka  merasa terisolir

Dikatakan Iqbal hal ini harus   menjadi perhatian pemerintah provinsi dengan membuatkan fasilitas ibadah dan sekolah bagi anak-anak mereka, meskipun mereka pindah dengan inisiatifnya  sendiri pindah ke lahan kosong,

“Pemerintah harus segera menyediakan sarana itu.” Tegas Iqbal.

Sementara mengenai 4000 Keluarga desa Suka mulya yang luas areanya sekitar 770 ha yang menolak relokasi dikatakan Iqbal. Mereka bukan  menolak pembangunan bandara, tetapi menolak untuk direlokasi , karena relokasi yang dijanjikan tidak jelas, dan  sekda bilang jual lepas, silkahkan kemana saja masyarakat pindah tetapi masyarakat tidak mau,karena  secara ekonomi budya social mereka  akan sengsara dan belum tentu kemana mereka harus bercerai berai dengan keluarganya, sementara disukamulya ini mereka tingkat kesejahteraannya sudah memedai.

Dan  temuan yang krusial dikatakan mantan Wakil Bupati majalengka ini. “ Adanya indikasi mutasi rekening ganti rugi,  masyarakat yang harusnya  menerima penggantian senilai Rp. 372 jt ternyata  yang diterima Cuma Rp. 115 jt yang Rp. 271jtnya mutasi ke rekening nomor sekian, saat ini rekening akan ditelusuri milik siapa itu, dan yang pasti, ini akan menjadi urusan pansus DPRD.”  Iqbal janji akan mengeluarkan permasalahan ini di pansus.@Herz

Baca Juga  Daddy : Rencana Pusat Selesaikan Tol Cisumdawu Masih Dalam Wacana

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close