“Salah satu alasannya Hengky merasa memiliki kesejarahan dengan PDI Perjuangan melalui kakeknya yang pengurus PNI (Partai Nasional Indonesia) dan ayahnya yang pengurus PDI (Partai Demokrasi Indonesia) tahun 80-an. Sehingga jiwa dan idologinya dipastikan sejalan dengan PDI Perjuangan. Sehingga Hengky bisa dikatakan Banteng Balik Kandang,” tegas Ono.
Ono menyebut sebagai partai pelopor, PDI Perjuangan adalah partai yang terbuka untuk semua kalangan dengan latar belakang kebhinekaan. Dengan ikatan dasar wajib, ujarnya, menjalankan Pancasila sebagai ideologi yang bekerja dan arah perjuangan PDI Perjuangan.
“Hengky Kurniawan adalah sosok muda yang mau berada di tengah-tengah rakyat dan berkerja untuk rakyat. Sebagai Wakil Bupati, ia mendeklarasikan diri sebagai pelayan rakyat sehingga sangat tepat dengan kerja-kerja PDI Perjuangan,” imbuhnya.













