• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Jumat, November 6, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Refleksi Kartini di Era 5.0: Kurikulum Cinta, Ekoteologi, dan Mimpi Indonesia Emas 2045

Refleksi Kartini di Era 5.0: Kurikulum Cinta, Ekoteologi, dan Mimpi Indonesia Emas 2045

Hargib by Hargib
22 April 2025
in Edukasi, Jurnal
0
Prof.Dr.Ahmad Rusdiana, Guru Besar Manajamen Pendidikan.(dok.Photo Istimewa)

Prof.Dr.Ahmad Rusdiana, Guru Besar Manajamen Pendidikan.(dok.Photo Istimewa)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung,Bedanews.com

“Wawancara Eksklusif  dengan: Prof. Dr. H. A. Rusdiana, MM. Guru besar Manajemen Pendidikan UIN Bandung. Pediri dan Pembina Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al-Mishbah Cipadung Bandung dan Yayasan Pengembangan Swadaya Mayarakat Tresna Bhakti Cinyasag Panawangan Kabupaten Ciamis.”

Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia mengenang perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, terutama di bidang pendidikan. Namun, refleksi terhadap nilai-nilai Kartini tidak hanya relevan secara historis, melainkan juga menjadi jembatan strategis dalam merancang masa depan pendidikan di Era 5.0. Di tengah tantangan revolusi teknologi dan krisis kemanusiaan, nilai kasih sayang dan spiritualitas ekologis kembali mendapat tempat. Menteri Agama RI (2025) menekankan pentingnya Kurikulum Cinta, yang mengajarkan kasih terhadap Tuhan, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa, serta integrasi ekoteologi, sebagai bentuk tanggung jawab spiritual terhadap alam. Namun, masih terdapat GAP antara idealisme ini dengan praktik di lapangan. Misalnya, rendahnya integrasi nilai-nilai afektif dalam pembelajaran serta keterbatasan guru dalam menerapkan kurikulum yang menyentuh jiwa. Oleh karena itu, tulisan ini penting sebagai refleksi sekaligus respons terhadap tiga pertanyaan dari rekan media mengenai relevansi Kartini dalam konteks pembelajaran bermakna dan Merdeka Belajar menuju Indonesia Emas 2045. Mari kita elaborasi 3 Pertanyaan media, satu persatu:

BeritaTerkait

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Page 1 of 4
12...4Next
Tags: ekoteologiKurikulum cintaMimpi Indonesia Emas 2045Refleksi Kartini di Era 5.0
Previous Post

Diversifikasi Berbasis Sumber Daya Lokal, Strategi Penting dalam Pemenuhan Pangan Nasional

Next Post

Prof.Lilis Sulastri Ungkap Nilai Edukasi dan Pesan Moral pada Moment Hari Kartini

Related Posts

Edukasi

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Edukasi

Disnaker Kab. Bandung Tetapkan Henky Herwindo sebagai Ketua Forum HRD Baru

3 November 2026
Edukasi

Inovasi Pendidikan 2026: Merajut Teknologi, Kolaborasi, dan Karakter Menuju Masa Depan

2 November 2026
Edukasi

KETIKA ILMU MENYATUKAN: Kampus Menghadirkan Solusi bagi Negeri

30 Oktober 2026
Edukasi

Ketersediaan Debit Air Venue Ski Air untuk PORPROV XV 2026 Disorot DPRD

29 Oktober 2026
Next Post
Ketua Program studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ( FEBI) UIN SGD Bandung, Prof.Dr.Lilis Sulastri, MM, CPHRM,CHRA,/dok.istimewa/bedanews.com

Prof.Lilis Sulastri Ungkap Nilai Edukasi dan Pesan Moral pada Moment Hari Kartini

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021