Kelima, Orang mukmin harus percaya diri dan senang dengan keimanannya karena Allah telah memilihnya menjadi hamba-Nya yang diunggulkan atas yang lain. Fiman Allah dalam Al-Qur’an “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, Padahal kamulah orang-orang yang paling Tinggi (derajatnya)…”(QS.Ali Imran [3]:139).
Keenam, Orang mukmin itu harus bersungguh-sungguh dan giat bekerja untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagi hidupnya. Orang mukmin tidak boleh loyo,bermalas-malasan dan hanya berangan-angan kosong. Untuk itulah seorang mukmin harus terus menerus melakukan aktifitas yang dinamis selama nyawa masih dikandung badan karena ini merupakan perintah agama kita. Fiman Allah dalam Al-Qur’an “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. (QS.Al-Insyirah [94]:7).













