Akhirnya Manusia yang ramadhani betul-betul telah melakukan ‘workshop’ momentum untuk terus menempa dan meningkatkan kualitas diri, baik dalam hal ibadah, silaturahim maupun integritas, jujur dan berkarakter kuat. Selama sebulan penuh dan diharapkan bukti-bukti latihan ini dapat ditunjukkan dalam kerja nyata. Seorang guru dan dosen dapat menunjukkan peningkatan akademis selama ramadhan, pekerja dalam menghasilkan karya-karya yang bermanfaat, pedagang dapat menyalurkan kebutuhan masyarakat dengan jujur dan amanah. Dengan keyakinan bahwa dampak transformatif puasa juga terkait dengan kecerdasan emosi”. Begitu pula orang seperti Imam as-Syafi‘i dan para ilmuwan hebat lainnya sukses dalam kariernya berkat banyak puasa.
Baca: https://ekpos.com/2022/04/02/puasa-ramadhan-ibadah-multidimensi-dan-multifungsi/













