Ketika perempuan berdaya secara ekonomi, dampaknya tidak berhenti pada peningkatan pendapatan keluarga. Ada implikasi jangka panjang:
- ketahanan pangan rumah tangga meningkat,
- pendidikan anak lebih terjamin,
- kemiskinan struktural berkurang,
- partisipasi ekonomi nasional menguat.
Jika di kelola dengan serius, maka ekonomi perempuan di bulan Ramadhan dapat menjadi fondasi ekonomi kerakyatan yang berkeadilan. Dalam perspektif pembangunan, pemberdayaan perempuan bukan agenda tambahan. Perempuan adalah penggerak utama ekonomi keluarga. Dan menguatkan peran para Perempuan dapat memperkuat struktur sosial bangsa. Ramadhan menghadirkan momentum yang sangat kuat setiap tahun. Tantangannya adalah bagaimana mengubah momentum menjadi gerakan. Lapak kecil di trotoar kota menyimpan potensi besar. Yang dibutuhkan adalah ekosistem karena regulasi yang ramah, pendampingan berkelanjutan, akses modal adil, dan penguatan jejaring komunitas. Ketika ekosistem terbentuk, ekonomi perempuan tidak lagi bergantung pada musim, tetapi tumbuh sepanjang tahun.













