• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Jumat, April 24, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Raja-Raja Tatar Sunda dan Kejayaan Kerajaan Sunda

Raja-Raja Tatar Sunda dan Kejayaan Kerajaan Sunda

Ki Agus by Ki Agus
2 Oktober 2021
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG — Masyarakat Sunda cenderung mengetahui kalau karuhunnya itu adalah Prabu Siliwangi Raja Pajajaran dan Raja terahirnya adalah Prabu Kian Santang (Rakeyan Santang/Sunan Rahmat), namun dalam daftar nama raja-raja Sunda yang dikutif dari Sundaland Geografi, nama Prabu Siliwangi dan Prabu Kian Santang tidak dijelaskan secara rinci.

Walau demikian, Sundaland Geografi telah memberikan informasi yang bagus bagi masyarakat Sunda dengan memberikan daftar nama karuhun Sunda yang memang tidak banyak diketahui masyarakat.

Raja-raja Tatar Sunda Antara (669 – 1579 M)
1. Maharaja Tarusbawa
Tarusbawa yang berasal dari Sundasambawa, di tahun 669 M menggantikan kedudukan mertuanya yaitu Linggawarman Raja Tarumanagara yang terakhir. Ia dinobatkan sebagai raja pada hari radite pon, 9 suklapaksa, bulan Yista, tahun 519 saka atau kira-kira 18 Mei 669 M. Tarusbawa dianggap sebagai bapak pendiri kemaharajaan Sunda. Dalam Carita Parahiyangan, tokoh Tarusbawa ini hanya disebut dengan gelarnya “tohaan di Sunda (raja Sunda). Ia menjadi cikal bakal raja-raja Sunda yang memerintah berikutnya. Setelah menerima tahta tarumanagara dari mertuanya, Maharaja Linggawarman, Tarusbawa kemudian memindahkan ibukota kerajaan yang baru di dekat hulu sungai Cipakancilan (Cipeucang). Ia berusaha untuk mengembalikan kejayaan Tarumanagara, seperti yang dialami oleh Purnawarman, yang waktu itu sedang berada dalam kemundurannya (konon kala itu Tarumanagara mendapat serangan dari Sriwijaya.), karena itu ia kemudian mendirikan ibukota baru.

BeritaTerkait

FGD Bahas Keris Empu Puryadi, Personalisasi Jadi Kunci Lestarikan Tradisi

24 April 2026

Meneguhkan Istiqamah dan Etos Kerja Amanah untuk Keadilan Sosial

24 April 2026
Page 1 of 20
12...20Next
Previous Post

Cabor Taekwondo PON XX Papua, DKI Sementara Pimpin Perolehan Emas

Next Post

Danseskoad Pimpin Kenaikan Pangkat Organik

Related Posts

Edukasi

FGD Bahas Keris Empu Puryadi, Personalisasi Jadi Kunci Lestarikan Tradisi

24 April 2026
Ekonomi

Meneguhkan Istiqamah dan Etos Kerja Amanah untuk Keadilan Sosial

24 April 2026
TNI-POLRI

Dansatgas Tinjau Progres Pembangunan TMMD di Kampung Keakwa Pasca Pembukaan Resmi

24 April 2026
Edukasi

USB YPKP Bandung Perkuat Inovasi Mahasiswa Lewat Workshop Generative AI Bersama Pakar Korea

24 April 2026
Ragam

Ketika Trump sebagai Panglima Tertinggi, Dianggap Lebih Berbahaya dari Musuh

24 April 2026
TNI-POLRI

Kodim Tulungagung Terima Bimtek Pusterad, Perkuat Kesiapan Pembentukan Kompi Produksi

24 April 2026
Next Post

Danseskoad Pimpin Kenaikan Pangkat Organik

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021