Kawasan Desa Tegalluar, merupakan tempat bertemunya 3 aliran sungai, yakni sungai Cikeruh, Citarik dan Cinambo. Sehingga jika salah satu sungai meluap, maka air akan melimpah ke kawasan pemukiman warga.
Pada musim hujan sekarang ini tidak kurang dari 540 kepala keluarga (KK) atau 930 jiwa di Dusun Sapan Bunut menjadi korban banjir. Kondisi ini terbilang lebih lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Sebelum kedatangan PWI Peduli kota Bandung, belum pernah ada bantuan yang datang ke daerah kami. Mungkin anggapannya daerah kami belum separah daerah lainnya, yang menjadi kawasan langganan banjir. Padahal daerah kami juga terendam banjir cukup parah,” ujar Atep Supriatna (38), Ketua RW 07 Dusun Sapanbunut.
Dalam kesempatan tersebut, atas nama warga, Atep menyampaikan berterima kasihnya atas bantuan yang diberikan tim PWI Peduli. Ia pun berjanji akan segera menyalurkan amanah tersebut kepada warga yang membutuhkannya.











